Jumat, 17 Desember 2010

Akuntansi dan Laporan Keuangan

Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis”. Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini – yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya – mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.

Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA) dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan yang bersertifikat disebut BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik.

Fungsi akuntansi
Akuntansi berfungsi untuk menyajikan informasi kuantitatif terutama yang bersifat keuangan dari suatu entitas ekonomi (perusahaan) yang ditujukan untuk pengambilan keputusan ekonomi dalam memilih berbagai pilihan tindakan.



Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap akuntansi

Pihak-pihak yang berkepentingan adalah

Langsung :
Internal :
  • Manajemen
  • Karyawan (employee)
Eksternal :
  •  Direktur perusahaan (Director)
  •  Pemilik perusahaan (Comission)
  • Kreditor (Creditor)
  • Investor dan calon investor

Tidak langsung :
  • Konsultan
  • Akuntan publik
  • Akuntan buruh

Konsep Dasar Akuntansi
1. Konsep Kesatuan Usaha (Business Entity Concept)
Perusahaan adalah satu badan yang terpisah dan dibedakan dari orang-orang yang menyediakan harta perusahaan itu.

2. Konsep Harga Pokok (The Cost Principles)
Harta dan jasa yang dibeli oleh suatu perusahaan harus dicatat sesuai dengan harga belinya.

3. Transaksi Perusahaan (Business Transaction)
Kejadian dari suatu peristiwa atau suatu keadaan yang harus dicatat.


Pengertian laporan keuangan
Laporan keuangan adalah Laporan yang menyediakan informasi menyangkut posisi euangan, hasil kinerja, perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pengguna (pengambil keputusan) ang bersifat ekonomik.


Pengertian Laporan KeuanganIkhtisar dari pendapatan, pengurangan dan perubahan modal atau biaya dari suatu perusahaan. Beberapa contoh laporan keuangan untuk perusahaan perorangan :
a.       Income Statement (Laporan Rugi Laba)
Ikhtisar dari pendapatan dan (dikurangi) biaya suatu kesatuan usaha selama satu periode  waktu tertentu misalnya selam satu bulan/satu tahun.
b.      Statement of Owners Equity (Lap. Modal Pemilik)
Ikhtisar dari perubahan modal suatu usaha yang terjadi dalam suatu periode tertentu misalnya 1 bulan/1 tahun
c.       Balance Sheet (Neraca)
Daftar dari aktifa, kewajiban dan modal suatu kesatuan usaha pada saat tertentu (tanggal spesifik) biasanya pada hari terakhir bulan/tahun.
d.      Laporan Arus Kas
Suatu ikhtisar penerimaan dan pengeluaran kas dari sebuah kesatuan usaha untuk suatu periode tertentu.
e.      Statement For Corporation (Lap. Keuangan untuk Perseroan)
v  Income Statement
v  Balance Sheet
v  Retained Earnings : laporan laba ditahan
v  Laporan Arus Kas



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar